Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
Bestpractice pelaku
Rabu, 8 September 2010
, Selamat datang di website P2KP!
Best Practice P2KP merupakan kumpulan dokumentasi pengalaman kegiatan lapangan yang sarat dengan inspirasi, prestasi, dan bermakna pelajaran. Tujuan sharing pengalaman dalam bentuk tulisan Best Practice ini agar khalayak terpacu untuk melakukan kegiatan-kegiatan serupa, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Bagaimana penulisan, pengiriman, dan penayangan Best Practice P2KP? Klik disini...

Best practice:  PAKET
Daftar | Arsip | Cetak
Bogor, 25 Juni 2010
Longsor Tidak Lagi Mengancam

Sebelum talud/batu bronjong dibangun [Dok. Tim PAKET Bogor, PNPM Mandiri Perkotaan]Trauma warga terhadap kejadian alam sangat dirasakan warga RT 01/05, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah ini pernah terkena longsor pada tahun 2003. Kejadian tersebut membekas dan menimbulkan kekhawatiran panjang di benak warga sekitar.

Talud yang ada, kondisinya sudah mengkhawatirkan, utamanya dari segi struktur bangunan. Warga sekitar tidak mampu membuat talud penahan dengan secara swadaya murni, karena biayanya sangat tinggi, mengingat mayoritas warga di RW 05 dan 04 adalah warga yang kurang mampu dari segi ekonomi.

Rasa khawatir itu sudah berlangsung cukup lama. Ketika Program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (PAKET) P2KP Tahap II masuk ke Kelurahan Pabaton, masyarakat sepakat menggunakan dana tersebut untuk membangun talud/pemasangan batu bronjong.

Proses pembangunan talud/batu bronjong [Dok. Tim PAKET Bogor, PNPM Mandiri Perkotaan]Salah seorang warga RT 01/RW 05 mengatakan, dengan dibangunnya talud/batu bronjong di lokasi tempat tinggalnya dapat menghilangkan rasa khawatir longsor, yang ternyata terjadi dua kali di tahun 2003 itu.

BKM Pabaton merupakan salah satu BKM yang terbaik di Kota Bogor. Tak heran BKM ini dinilai berhak mendapatkan reward berupa PAKET. BKM Pabaton juga cukup aktif melakukan kemitraan dengan dinas-dinas di Pemerintahan Kota Bogor.

Untuk pembuatan talud sepanjang 45 meter serta tinggi 8 meter di RT 04/04 dan RT 01/05 ini, warga bekerja sama dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Bogor dan menyerap biaya total sebesar Rp94.917.000, terdiri atas dana PAKET P2KP sebesar Rp84 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp10.917.000. Warga Kelurahan Pabaton juga mendukung penuh kegiatan pembuatan talud/batu bronjong ini. Terbukti dari antusiasme tinggi masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan.

Pengerjaan talud/batu bronjong yang sudah rapi, sepanjang 45 meter dan tinggi 8 meter [Dok. Tim PAKET Bogor, PNPM Mandiri Perkotaan]Dengan terbangunnya talud, warga sekitar merasa nyaman dan aman. Apalagi kualitas talud termasuk baik. Selain rasa aman dan nyaman, talud yang sudah rampung ini juga enak dipandang mata. Hal ini memicu kesadaran lingkungan dari warga sekitar talud. Yang sebelumnya permukiman itu tampak kumuh, kini lebih terawat dan bersih. Penerima manfaat talud tercatat sebanyak 376 warga miskin, dari 506 warga yang ada di wilayah ini.

Guna pemeliharaan talud, warga membentuk tim pemelihara yang beranggotakan warga masyarakat di sekitar lokasi talud dan masyarakat Kelurahan Pabaton lainnya. Biaya pemeliharaan didapat dari swadaya masyarakat. (Tim PAKET OC-4 Jawa Barat, PNPM Mandiri Perkotaan; Firstavina)

Informasi selanjutnya mengenai kegiatan BKM PWK Pabaton, silahkan hubungi:

BKM PWK Pabaton
Kelurahan Pabaton, Kec. Bogor Tengah
Kota Bogor, Jawa Barat

Contact Person:
Syafrudin, HP. 0816716278

(dibaca 149)
Kembali ke atas
 
Tim pengelola website
PNPM Mandiri Perkotaan
Jl. Penjernihan 1, No. 19 F,
Pejompongan - Jakarta Pusat 10210
Telp: (021) 70912271, (021)-70952271
Home | Warta | Media | Best practice | Forum | Pustaka | Aplikasi | Laporan | F A Q | Kontak
Total pengunjung hari ini: 554, akses halaman: 638, pengunjung online: 88, waktu akses: 0,764 detik.