Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Forum
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
Dimana Hati Nurani ? 
nug betta, 25 Februari 2009, jam 19:45:09
Sekedar meluruskan berita dan isu-isu , nasib faskel yang tidak di perpanjang kontrak dengan alasan kinerja, perampingan atau apalah...
1. Menurut isu yang beredar bahwa faskel-faskel tsb. akan di panggil lagi setelah ada reposisi bulan maret. benarkah ? atau sekedar ngeyem-eyemi .... dan meredam kekecewaan
2.Mengapa pertimbangan/penilaian tidak melibatkan masyarakat/BKM, padahal mereka yang paling tahu bagaimana kerja faskel di masyarakat, selain dari SIM atau Informasi SF, sehingga SF/Korkot tinggal cross cek data tsb. seperti kasus Rembang, menurut hemat saya, para pejabat yang berwenang spt. korkot, askot, sangat tidak menggunakan pertimbangan yang bijaksana.atau terkesan tidak adil. kalau memang demikian kami serahkan kepada Yang Maha Adil.
3.Mengapa tidak ada pemberitahuan serlebih dahulu jauh-jauh hari, kalau faskel ada yang tidak diperpanjang, paling tidak secara pribadi, sehingga mereka punya kesiapan mental,finansial dan dengan cara yang santun tsb. kita merasa di manusiakan.bukan mendadak, dan kami dibuat kelabakan (terutama luar kota yang sudah pindah dengan keluarga) kenapa tidak dipertimbangkan ? bijakkah itu ?
4.Tentang faskel teknik, jateng sedang buka besar-besaran, tapi kenapa untuk kasus rembang malah ada faskel teknik yang dipecat, padahal secara kemanusiaan dia janda dan harus menghidupi anaknya, apakah semudah itu program yang menjunjung nilai-nilai luhur memecat orang ?
5.Menurut hemat saya, pihak berwenang harus bisa membuat kebijakan yang tidak melukai hati dan perasaan orang lain, buatlah keputusan yang objektif bukan subjektif , bukan dengan perasaan suka dan tidak suka, nilailah dengan kinerja yang sebenarnya, dengan hati nurani.karena doa orang yang di dzolimi pasti dikabulkan,entah kapan saatnya Tuhan pasti menjawab, apa itu juga tidak dipertimbangkan ?
6. Sekedar bertanya dan meminta kejelasan. mudah-mudahan bisa menyadarkan kita, tentang masih pekakah hati nurani kita !
senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Pemakaian Asbestos
Hendra Widjayakusuma, 1 Juni 2009, jam 17:35:30
bahaya mana asbestos sama ketingganga asbes manis kan?...manis kan?...
Tanggapan 2
 
Re: Kontemplasi "Pemberdayaan"
nurdin efrisani, 1 Juni 2009, jam 20:16:08
Terima kasih atas undangan mbak Mila Djamhari.Semoga suatu saat saya bisa mampir untuk ngobrol santai
Tanggapan 3
 
Re: Bbrp pertanyaan mengenai BKM
arief rahadi, 1 Juni 2009, jam 21:19:45
Selamat malam andri..

Saya coba memberi masukan untuk beberapa pertanyaan anda, sbb:

1 ) Jadi saya harus mengawasi pelaksanaan kegiatan hingga beberapa tahun..

Sebenarnya bukan pribadi anda yang harus bertanggungjawab mengelola atau mengawasi kegiatan sosial, termasuk beasiswa. Tetapi institusi UPS lah yang btgjwb menggalang potensi kepedulian warga untuk menyalurkannya kepada kegiatan sosial di wilayah anda secara berkesinambungan. Artinya jika dalam masa 4 tahun kegiatan beasiswa itu berlangsung, maka pengelola & penanggungjawabnya adalah UPS, siapapun saat itu yang menjadi UPS-nya.

2) bagaimana aturan main dalam pelaksanaan kegiatan ini setelah pencairan?

Prinsipnya sederhana saja yakni bagaimana anda menjamin bahwa dana tersebut sesuai peruntukannya atau TEPAT SASARAN, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL. Sampaikan secara rutin dan terbuka kepada masyarakat tentang siapa pemberi dana (bila yang bersangkutan tidak keberatan), siapa penerima dana beasiswa, Berapa jumlah dana yang disalurkan dan semacamnya. Sebaiknya "siapa penerima dana" ini diputuskan berdasarkan rapat anggota BKM dengan mengacu pada PJM/Renta Pronangkis yang telah ditetapkan masyarakat. Dengan Transparan dan Akuntabel maka sebenarnya membuat mas andri lebih tenang dan nyaman serta aman, karena sudah menunjukkan itikad untuk mengelola kegiatan secara jujur dan bersih.

3) bagaimana dengan pembuatan proposal?

Kegiatan UPS ini sangat erat dengan kegiatan menggalang dan menyalurkan kepedulian masyarakat pada anggota masyarakat lain di wilayahnya yang kebetulan masih kurang beruntung. Jadi tidak perlu rumit-rumit dengan proposal yang jelimet. Prinsipnya selama itu ada dalam PS dan PJM Pronangkis, kemudian juga mengacu pada "bazar amal", ya gelar rapat anggota untuk putuskan hal tersebut. Saya sarankan, UPS membuat satu proposal kegiatan sosial yang berkesinambungan (dengan mengacu PJM Pronangkis) kemudian "ditawarkan" pada bazar amal dan Rapat Warga Tahunan (RWT). Tidak perlu karena ada 8 penerima beasiswa, kemudian dibuat 8 proposal beasiswa, apalagi dibuat oleh masing-masing siswa yang akan menerima dana bantuan.. Wah itu mempersulit diri dan membebani mereka yang kurang beruntung nasibnya tersebut.

Sementara itu masukan saya... Mudah2an ada masukan dari yang lainnya..

Salam

Arief R

Tanggapan 4
 
Peran birokrasi
Asmorowati, 2 Juni 2009, jam 0:04:00
Saya banyak mendengar/menemui banyak permasalahan dalam Implementasi PNPM P2KP di masyarakat, diantaranya banyaknya dana yang menguap/dikorupsi, BKM yang semrawut...dll...Dimana yah peran birokrasi sebagai penanggung jawab dan pendukung program untuk mengatasi permasalahan permasalahan ini...

Terimakasih
Asmorowati
Tanggapan 5
 
Re: Makna Berdaya..heheheheh
swety, 2 Juni 2009, jam 8:22:30
Memang sampean paham berdaya kok nyuruh temen2 memahami berdaya.............
pean harus pahami dulu baru qt2......
Tanggapan 6
 
Re: BRAVO TIM KAB.PROBOLINGGO,,,
swety, 2 Juni 2009, jam 8:26:49
yang penting bukan BRAVO perselingkuhan antar faskel............
cz banyak teman2 sesama faskel yang gtu..............pake jilbab sok relegi tapi mau suami orang.............
Tanggapan 7
 
Re: Dana Fixcost Kota Pasuruan
swety, 2 Juni 2009, jam 8:39:33
harusnya bukan cuma pasuruan saja yang diaudit dana fix cost tapi semua kota n wilayah yang ada PNPM Mandiri
saya yakin bukan cuma pasuruan saja tapi masih banyak yang lain.....................
cuma pada gak berani ngomong...................

Tanggapan 8
 
Re: BRAVO TIM KAB.PROBOLINGGO,,,
rohmah muhibah, 2 Juni 2009, jam 8:38:35
yaelah kang bagus ternyata ya ngasi kenang-kenangan jauh-jauh di Probolinggo ternyata .................... jangan malu-maluin orang gresik Po'o, he........ha..ha..ha... just kidding bos
Tanggapan 9
 
DOA UNTUK SAHABAT
Bambang, 2 Juni 2009, jam 11:38:51
Doa Untuk Sahabat
Muhammad Farizal, SE Lahir di Surabaya 35 tahun silam adalah seorang Fasilitator sejati yang sangat dekat dengan semua lapisan masyarakat mulai dari kalangan bawah sampai level Lurah. Kecerian dan kelucuan beliau selalu menjadi pengobat lelah teman-teman faskel lainnya bila rasa jemu mulai menghampiri. Pak De begitu teman-teman memanggil adalah seorang sahabat, saudara, bagi teman-teman fasilitator di Korkot 4 Batam Tanjungpinang. Beliau tidak pernah mengeluh bila pekerjaan yang akan beliau kerjakan terasa berat untuk dikerjakan. Dalam tim FK 22 beliau seorang pemimpin yang sangat bijaksana dan selalu mengayomi anggota timnya. Walau pun si Barta Barus mengatakan bahwa “ Pak De ni tak mengayomi kali ” tetapi sesungguhnya perkataan tersebut adalah wujud expresi si Barta bahwa beliau adalah seorang pemimpin yang bijaksana. Sekarang beliau sudah meninggalkan kita untuk selama lamanya meninggalkan kenangan-kenangan indah yang tak akan terlupakan. Meninggalkan keceriaan yang tak tergantikan di Tim Tanjungpinang. Meninggalkan sahabat-sahabat yang selalu menyayanginya sampai kapan pun. Meninggalkan “Bu de” yang paling keren se Tanjungpinang. Meninggalkan cita-cita yang belum terwujudkan. Meninggalkan Putri-putri yang paling beliau sayangi. Mungkin satu pesan beliau dalam mimpi seorang sahabat “ yang lain pasti akan menyusul dan jangan bersedih “ Ya Allah terimalah beliau disisi Mu Ya Allah terimalah amal ibadahnya selama di Dunia yang sementara ini Ya Allah lapangkanlah alam kuburannya Ya Allah berilah kami yang ditinggalkannya ini ketabahan dan keiklasan Ya Allah.Ya Allah kabulkan lah Doa kami ini Ya Allah. Amin!!.
Selamat Jalan Sahabat, Kau akan selalu ada dalam hati kami untuk selama-lamanya.
Tanggapan 10
 
Mohon bantuan (SPKD)
Bagus Ardian, 2 Juni 2009, jam 12:38:40
selamat siang....

Mohon bantuan mengenai data atau informasi terkait dengan tata cara atau pedoman pelaksanaan penyusunan SPKD (strategi penanggulangan kemiskinan daerah), saya sudah berupaya mencari di web tapi tidak berhasil menemukannya, di web TKPRI (http://tkpkri.org/id/panduan-penyusunan-strategi-penanggulangan-kemiskinan-daerah-(spkd).html) ada tetapi tidak bisa di download.

Untuk dasar hukum penyusunan SPKD semua sudah kami dapatkan, yang paling menarik adalah contoh yang sudah jadi di kabupaten majene, dikarenakan data tersebut dibutuhkan oleh Pemkot Surakarta, mohon bantuan dari temen2 terkait dengan ini.... terima kasih atas perhatiannya



NB : kirim ke (bagus.nakal@gmail.com) or (korkot_solo@yahoo.com)

regard
Tim korkot surakarta
Tanggapan 11
 
Re: Dana Fixcost Kota Pasuruan
san dia, 2 Juni 2009, jam 13:32:45
Bagaimana kalau fasilitator juga ikut pinjam dana BKM P2KP?
Denger denger nih, ada fasilitator yg pinjam dana BKM P2KP.
Tanggapan 12
 
Re: Dana Fixcost Kota Pasuruan
san dia, 2 Juni 2009, jam 13:35:37
KALAU, ,mau diaudit tidak hanya Senior Fasilitatornyam mestinya keseluruhan mulai dari BKM, Fasilitator, ASKOT dan KORKOTnya, masak hanya Fasilitatornya, kurang adil kaaan?
Tanggapan 13
 
Syarat jadi TA
san dia, 2 Juni 2009, jam 13:42:40
Mohon tanya:
Untuk menjadi Tenaga Ahli Pendampingan Perencanaan apakah harus berijasah Teknik Arsitek?
Apakah tidak bisa dari Sarjana Non Teknik?
Saya lihat banyak mantan fasilitator yg pengalaman dampingi BKM meskipun tidak dari Sarjana Teknik Arsitek tapi ahli dibidang pemberdayaan. Ini berdasarkan pengamatan kami terhadap BKM kebetulan saya tinggal dilingkungan kelurahan dan dekat dengan BKM Sebaiknya boleh dari Non teknik yg penting mereka di test dan nanti ada pelatihan.
Terimakasih.
Tanggapan 14
 
kami berduka (JUPERDI) Dumai
ARY YONDRA, 2 Juni 2009, jam 13:57:44
selamat jalan sobat, semoga amal ibadahmu diterima disisi Tuhan.........
buat keluarga yang ditinggalkan semoga sabar dan tabah menghadapi ..............
usaha dan perjuangan akan kami lanjutkan................
hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...capek!...capek!...
Tanggapan 15
 
Re: kami berduka (JUPERDI) Dumai
Raden Rusdianto, 2 Juni 2009, jam 14:05:28
semoga diberikan tempat yang terindah disisi NYA ..... Amin.....
Selamat Jalan PEJUANG..... DOA KAMI MENYERTAIMU...........
Tanggapan 16
 
KSM dana Bergulir
yus rizal, 2 Juni 2009, jam 16:28:30
KSM EKONOMI BERGULIR DI BINA ATAU DIAPAKAN….?
( Geliat Ekonomi Bergulir di Sumatera Barat )


Jam Gadang, Juni 2009.
Tanpa terasa lebih kurang dua tahun lamanya ekonomi bergulir mewarnai kegiatan program P2KP yang kini namanya PNPM Mandiri Perkotaan di Ranah Minang yang kita cintai ini. Kegiatan ekonomi bergulir sebagai sebuah pilihan warga dalam sebuah kerangka Pemberdayaan ,pembelajaran menuju tingkat kesejahteraan yang lebih baik dalam sebuah koridor besar Upaya Penanggulangan Kemiskinan . Dan kegiatan ini telah berjalan lebih kurang 2 tahun lamanya ( khusus daerah reguler ),selama kurun waktu demikian itu pulalah kita menghadapi persoalan Dana Bergulir dan segala anak cucunya.
Sebelum kita berbicara lebih jauh, kegiatan ekonomi merupakan salah satu pilihan yang sangat dinanti dan ditunggu oleh masyarakat kita. Karena memang pada prinsipnya mereka membutuhkan dana untuk penambahan modal usaha ,itu jawaban yang muncul dalam sosialisasi kegiatan. “Kami butuh modal Pak,….usaha kami tersendat karena kurang modal” sebuah jawaban yang lugas dari masyarakat. Bahkan pada beberapa tempat / kelurahan mengusulkan kalau bisa seluruh dana BLM diperuntukkan bagi kegiatan ekonomi bergulir.Sebuah harapan dan keinginan yang begitu kuat namun tentu saja akan menyisakan pertanyaan…ada apa…? .
Seiring dengan detak Jam Gadang mengawal perguliran waktu dunia, dana bergulir akhirnya pun cair. Bagaikan sebuah setetes embun dalam kekeringan , bagai seteguk air di kala haus tentunya bagi KSM bergulir yang selama ini telah terlelap dalam penantian.Penantian panjang itupun akhirnya berakhir jua.Dana pinjaman sudah di tangan, kelompok sudah mengajukan proposal , dinilai layak oleh UPK, disetujui oleh BKM tentunya.Rencana semula untuk penguatan modal akhirnyapun buyar.Si kecil minta belikan DVD, kakaknya minta belikan CD nyanyi Peterpen, Dewa 19 atau Samson. Pikir punya pikir….demi kebahagian anak-anak , demi si Buah hati…..uang Rp 500,000,- itupun di sulap jadi DVD dan piringannya. Sang anak telah berbahagia bisa bernyanyi dan karaoke dengan penyanyi idolanya, sang bapak / ibu buat sementara bisa tersenyum memandang kebahagian anak-anaknya. Tapi……pernahkah terpikir kembali bahwasanya ini sebuah kesalahan, ……..tentu saja mereka sangat menyadarinya.Tapi keadaan memaksa mereka berbuat diluar apa yang telah direncanakan. Yang ada dalam pikiran mereka hanyalah bagaimana membahagiakan buah hati belahan jantung mereka. Sepasang suami istri tersebut bekerja siang dan malam demi anak-anak yang mereka cintai.Dan mau diapakan dana sebesar Rp 500.000,-…………….? Serba tanggung. Dijadikan modal jelas-jelas ngak cukup.Persoalan angsuran bulanan yang akan muncul itu persoalan nanti, tohk ini sebuah bantuan ngak di bayarpun rasanya tidak akan menimbulkan persoalan berat.Salahkah sepasang keluarga miskin ini…………? .
Gambaran sebagaimana kami paparkan diatas merupakan sebuah realiatas lapangan. Sistim yang kita bagun untuk mengawal dana bergulir memang telah demikian bagusnya. Saya tidak dalam kerangka menyalahkan sistim dan kebijikan yang ada. Sisdur yang ada demikian apik dan sangat bagus …….” Kalau memang bisa dijalankan dengan maksimal “.Kembali pada cerita KK kurang mampu yang meminjam di atas menyisakan beberapa pertanyaan besar buat kita semua, antara lain :
• Seberapa jauhkah relevansi dana pinjaman Rp. 500.000,- / orang jika dibandingkan dengan situasi saat ini. Apakah kebijakan yang diberlakukan sejak tahun 2007 lalu masih bisa kita pertahankan di pertengahan 2009 ini. Karena sebagian besar dana pinjaman ekonomi bergulir dipergunakan untuk kepentingan pribadi anggota KSM bukan dikelola secara bersama sebagaimana harapan kita. KSM ekonomi bergulir sebagian besar dibentuk hanya untuk mencairkan pinjaman guna memenuhi persyaratan.KSM ekonomi bergulir yang ideal sebagaimana yang ada dalam modul kita …persentasenya sangat kecil.Saya masih teringat tulisan Bapak SUYONO,SE,MM TA Mikro Sumbar yang mengatakan salah satu syarat utama kelancaran pembayaran angsuran pinjaman dimulai dari pembentukan KSM bergulir yang baik. Realitas lapangan berucap lain…….secara ke- organisasian memang kSM kita sudah baik dan jalannya cukup bagus, tapi penggunaan dana yang dipinjamkan kepada masing-masing pribadi anggota KSM tadi itulah yang jadi persoalan.
• PERT sebagai sebuah ajang pembelajaran sebelum dana bergulir memang secara teknis dan keilmuan sangat bagus,tapi penerapan pendampingan dilapangan inilah yang Wallahualam jawabnya.Ketika kita menyampaikan Modul Kewirausahaan , sebuah teoritis keilmuan yang sangat bagus untuk disampaikan secara akademis, namun kadangkala penerapan dalam kehidupan sehari-hari KSM bergulir kita itu yang susah. Banyak persoalan yang membuat sebagian besar hasil kegiatan PERT hanya ada sebagai penambah wawasan KSM bukan dalam bentuk praktek lapangan, inilah realitas lapangan yang memilukan.
• Jika kita baca aturan main dalam kegiatan dana bergulir , setelah dana di cairkan kepada KSM ada bagian yang menuliskan PENDAMPINGAN KEPADA KSM BERGULIR.Hal inilah yang kiranya kita semua bercermin diri………..! Sejauh manakah ini telah dilakukan. Dari kunjungan lapangan dan realitas yang terjadi ini rasanya sangat jauh Panggang dari Api nya. KSM ekonomi seakan dibiarkan dengan deritanya sendiri, tanpa ditanya,….apalagi di bina. Kita telah melompati sebuah siklus yang amat-amat KRUSIAL dalam mendampingi ekonomi bergulir. Kita semua telah masuk tahapan berikut yakni tahapan angsuran. Dan kadangkala UPK kita memandang ketika KSM datang ke kantor BKM bagaikan sebuah Lembaran Rupiah Berjalan,tanpa sempat memikirkan bagaimana susahnya mereka mengumpulkan angsuran. Demi janji yang telah di buat, demi hutang yang harus mereka lunasi. Tapi pernahkah kita menanyakan bagaimana usaha mereka, dibelikan apa pinjaman dari kita….., apakah bermamfaat pinjaman kita pada penguatan modal usaha mereka,….apa kendala mereka dalam berusaha….dan sebagainya ,pertanda kita peduli pada mereka. Pernah ndak hal ini kita lakukan ( tak peduli siapa yang harus melakukan sepanjang terkait dengan program ini ).

Tanpa maksud mendiskreditkan seseorang, apalagi menghakimi orang lain, tulisan ini sengaja kami buat dan sampaikan sebagai bentuk apresiasi kami selaku orang yang terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi bergulir. Jika memang ekonomi bergulir yang berasal dari program kita mau dijadikan salah satu Soko Guru Perekonomian Rakyat kiranya inilah salah dan dosa kita diantara ke-alfaan lainnya yang sedemikian panjang jika harus diuraikan satu persatu. Tulisan ini sebagai bentuk sebuah pemikiran logis dari realitas lapangan dan sebagai ajang untuk koreksi diri minimal buat kami pribadi. Jika saja ke-AlFAAN ini terus menerus di budidayakan saya yakin dan percaya KEGIATAN EKONOMI BERGULIR bagaikan AIR DI DAUN KELADI, hanya mampir dan berlalu demikian saja tanpa meninggalkan bekas bagi perekonomian kita Sumatera Barat Na’uzubillahiminzzaliq.( YUSRIZAL askot MK KORKOT 4 BUKITTINGGI ).
Tanggapan 17
 
Re: KABAR DUKA KMW-IX SULTRA
Ifan Afani, 2 Juni 2009, jam 19:47:52
Innalillahi wainna ilaihi roji'un

Almarhumah Sdri Ir Rosdiana adalah milik Allah, kini dia berpulang ke Khaliknya. Semoga Allah mengampuni dosa2nya dan menerima amal ibadahnya. Semoga keluarga yang ditinggal senantiasa tabah dan meneladani segala kebaikan almarhumah. amiiiin


Tim Monev KMP
Tanggapan 18
 
Nasib Dana Fixcost Pasuruan
harto djo, 3 Juni 2009, jam 9:33:45
Kepada Yth
Pelaku & Pelaksana Pnpm Mandiri Perkotaan
di Tempat,

Dengan hormat,

Bagaimana kelanjutan penuntasan kasus dugaan penyelewengan dan penggunaan dana Fixcost Kota Pasuruan yang dilakukan oleh Bpk. Ario,RBS ?

apakahkah kasusnya jalan ditempat? atau tidak ada niatan baik dari pihak Bank Dunia, KMP, KMW Jatim untuk menyelesaikan kasus ini?

Inikah yang namanya KETERBUKAAN, TANGGUNGJAWAB dan BERKEADILAN dari slogan PNPM Mandiri Perkotaan...??? apakah hanya sebatas slogan belaka?

Kenapa hanya masyarakat saja yang diusut tuntas sampai-sampai oknum BKM/UPK harus masuk penjara atau mendapatkan stigma dari masyarakat.

Bapak-bapak yang di Bank Dunia, KMP dan KMW Jatim, mohon keadilan, keterbukaan dan tanggungjawabnya bapak-bapak selaku pelaku dan pelaksana PNPM Mandiri Perkotaan.

Kami masih percaya dengan kinerja bapak-bapak, semoga saja.

Pasuruan 3 Juni 2009
Tanggapan 19
 
Re: KABAR DUKA KMW-IX SULTRA
WIJI SUMARTONO, 3 Juni 2009, jam 10:20:32
Innalilahi wainailaihi roji'un.......

kami sekeluarga menyampaikan turut berduka cita dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas Telah berpulang ke Rahmatullah Ir. Rosdiana ( Istri Ir. Haeruddin / TA. Kebijakan Publik KMW IX Sultra) pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2009 Jam 12.50 Di Rumah Sakit Stela Maris Kota Makkassar-Sulawesi Selatan)
. Semoga semua amal ibadah beliau diterima sebagai amal sholeh oleh Alloh SWT. dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amin. Wiji semartono sekeluarga di kudus
Tanggapan 20
 
GAJI
Aneke Adelin, 3 Juni 2009, jam 11:11:37
Dimana Gaji Askot/Faskel Bulan April ? Kenapa di KMW V setiap bulan selalu ada keterlambatan gaji ? Apakah ada penyalahgunaan/penyimpangan gaji ? Dimana Tanggung Jawab seorang SUB PROFF KMW V dalam mengurus gaji ? Tidak ada penjelasan dan transparansi karena setiap kali dihubungi SUb Proff KMW V selalu meng-Non Aktifkan HP nya ? Dimana tanggung jawab seorang pemimpin dalam menangani masalah ini ????

Apakah ada alamat-contact person yang bisa saya hubungi langsung untuk melaporkan keterlambatan gaji ?
Tanggapan 21
 
Re: GAJI
sal warouw, 3 Juni 2009, jam 12:03:47
perlu adanya perubahan sikap dan prilaku... ting..ting! semoga gaji bulan ini gak terlambat lagi...manis kan?...senangnya...ha..ha..ha...
Tanggapan 22
 
Re: GAJI
webadmin P2KP, 3 Juni 2009, jam 12:19:39
Selamat siang,
Terima kasih atas partisipasi aktif Rekan Aneke Adelin melalui forum ini.

Untuk sesuatu yang bersifat urgent dan pengaduan, silakan Rekan Aneke sampaikan ke Tim Pengelola Pengaduan Masyarakat (PPM), melalui pengaduan online: http://www.p2kp.org/pengaduan.asp?catid=1&
atau
SMS Pengaduan nomor 0817 148 048, dengan format:
PPM < spasi > isi pengaduan < spasi > /lokasi. (Baca selengkapnya di: http://www.p2kp.org/pengaduandetil.asp?mid=131&catid=8&)

Terima kasih dan semoga sukses selalu!

Webadmin P2KP
Tanggapan 23
 
Re: Berita Duka Faskel KMW SWK 9
Keluarga Besar KMW-SWK V SUMUT, 3 Juni 2009, jam 12:40:33
Innalillahi Wainnaillaihi Roji’un

Keluarga Besar KMW SWK V SUMUT mengaturkan sedalam2 dalamnya.
Smoga amal dan kbajikan yang telah diperbuat selama ini diterima disisi-Nya.
Semoga Keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan sabar untuk menerimanya cobaan ini.

Keluarga Besar KMW-SWK V SUMUT
Tanggapan 24
 
Re: Berita Duka Faskel KMW SWK 9
rian, 3 Juni 2009, jam 13:24:49
Innalillahi wa innailaihi rojiu'un..


Atas Keluarga besar Korkot Kab. Sukoharjo KMW XIV, kami juga mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya Sdr JUFERDI. Amd, Fasilitator Tim Faskel 29 Kota Dumai. Semoga Tuhan YME menerima amal ibadah beliau dan menempatkan beliau di tempat yang mulia di sisi-Nya. Amin.



Wasalam...
Tanggapan 25
 
Tindakan setelah kejadian
swara hati09, 3 Juni 2009, jam 15:29:20
askel adalah pejuang-pejang nilai-nilai luhur di masyarakat yang terus menerus didi mhidupkan kepada semua komponen di masyarakat kita menjalankan tugas tersebut di wilayah dampingan dan mereka juga di tuntut untuk menyelesaikan timescshedule yang sudah di tetapkan oleh KMW selaku penanggung jawab tetapi semua itu tidak berbanding lurus dengan segala pengabdian dan dedikasi mereka ketika menjalankan tugas, ketika SPK ditanda tangani oleh faskel pertengahan april KMW 6 seakan-akan tenggelam akan tugas dan strategi yang di jalankna tanpa mempedulikan resiko keselamtan kerja para para faskel yang berjuang di garis depan untuk mengawal program ini sampai di masyarakat hal seperti sudah terjadi temen kita dari gresik, sidoarjo ato mungkin k ota-kota lain yang faskel juga mengalami hal serupa alangkah memprihatinkan para petinggi KMW baru tersadar selama 1 setengah bulan faskel tidak ada jaminan perlindungan auransi dan baru di rencanakan untuk mendapatkan asuransi dan sangat memprihatinkan sekali tidak ada perhatian untuk turun ke bawah sama sekali dari KMW 6 terhadap faskel yang mengalami musibah yang jelas-jelas yang sedang menjalankan tugas belum lagi mereka juga terancam kehilangan pekerjaan padahal mereka juga mempunyai keluarga yang harus mereka tanggung untuk itu mohon untuk para petinngi KMW 6 janganlah memikirkan strategi tapi pikirkanlah faskel yang berjuang di garis depan ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
sebelumnya... 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 selanjutnya...
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 7356, akses halaman: 10194,
pengunjung online: 135, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank